• Welcome BVM Blog

    Teruslah mengasah ide-ide kreatif kalian, jangan berhenti disitu aja. Jika kita mau melakukan dengan sunggu" pasti BISA. Jadi teruslah membuat inovasi" baru.. So " Be Your Self "...
  • Translate

  • .:Silahkan Pilih:.

  • ::Collection::

  • My Popularity (by popuri.us)
  • ONLINE

Perbedaan mendasar antara Kamera Film dan Kamera Digital

Praktis, hemat, efektif dan efesien
Berikut mengenai perbedaan dasar antara kamera yang masih menggunakan film, dan kamera digital. Yah, siapa tahu masih ada yang belum paham perbedaannya. Karena pada dasarnya, yang namanya fungsi kamera pasti sama yakni untuk mengambil gambar.
Baterai
Kamera Film. Mayoritas kamera film hanya bisa menggunakan baterai sekali pakai yang berarti harus membeli baru begitu dayanya habis. Berarti uang yang harus dikeluarkan akan bertambah.
Kamera Digital. Bisa menggunakan baterai yang di charge ulang. Pada beberapa kamera tertentu, menggunakan baterai khusus yang bisa di charge ualng. Berarti uang bisa dihemat.
Perekaman Gambar.
Kamera Film. Menggunakan film seluloid dalam berbagai ukuran frame, dan sensitivitas yang berbeda terhadap cahaya.
Kamera Digital. Menggunakan chip silikon, sensitif terhadap cahaya dan dalam dua jenis, yakni CCD dan CMOS. Chip ini akan menentukan ukuran frame dan sensitivitas kamera. Anda juga bisa mensimulasikan berbagai efek dari kamera.
Jendela Bidik (view finder)
Kamera Film. Menggunakan viewfinder optikal, yang menampilkan 97-100 persen gambar.
Kamera Digital. Menggunakan view finder optikal plus LCD, yang menampilkan gambar 100 persen. Selain itu juga memiliki viewfinder elektronik, seperti pada camcorder.
Pengambilan Gambar
Kamera Film. Secara instan tanpa ada opsi.
Kamera Digital. Bermacam-maca, bisa tergantung dari ukuran gambar, format jenis media, dan kecepatan auto fokus.
Penyimpanan Gambar
Kamera Film. Gambar disimpan langsung ke dalam media film sekali pakai, dan dalam jumlah yang terbatas.
Kamera Digital. Gambar disimpan ke dalam memory card yang bisa dipakai berulang-ualng, dan dalam kapasitas yang berbeda-beda.
Menampilkan Gambar.
Kamera Film. Gambar yang baru saja diambil tidak bisa dilihat langsung. Harus dicuci dan dicetak duluk, atau dengan cara men-scan filmnya.
Kamera Digital. Gambar yang baru diambil bisa langsung dilihat hasilnya. Pada beberapa kamera, bisa disambungkan ke TV.
Pencetakan Gambar.
Kamera Film. Harus dibawa ke tempat cuci foto untuk dicetak.
Kamera Digital. Gambar bisa dicetak di mana saja. Melalui printer, atau disimpan saja sebagai file.
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
Charge. Mengalirkan arus DC ke baterai untuk mengisi ulang dayanya. Saat men-charge, voltase harus lebih besar daripada voltase baterai, dan arusnya harus terbatas. Saat baterai terisi penuh, akan terjadi peningkatan voltase atau peningkatan resistansi yang bisa dijadikan indikator.
CCD. Singkatan dari Charge coupled device, adalah sebuah sensor untuk merekam gambar, terdiri dari sirkuit terintegrasi berisi “array” kapasitor yang berhubungan, atau berpasangan. Dibawah kendali sirkuit luar, setiap kapasitor dapat menyalurkan muatan listriknya ke tetangganya. CCD digunakan dalam fotografi digital dan astronomi (terutama dalam fotometri), optikal dan spektroskopi UV.
CMOS. Singkatan dari Complimentary Metal Oxide Semiconductor. Menyediakan fungsi yang sama seperti sensor CCD pada kamera digital. Dibanding CCD, CMOS membutuhkan daya lebih rendah dan harnya lebih murah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: